KLATEN – Sejarah Badminton dunia mencatat persaingan sengit Di dua ratu tunggal putri, Susy Susanti dan Huang Hua, sebagai salah satu duel paling ikonik. Akan Tetapi, siapa sangka bahwa ketegangan Di atas lapangan puluhan tahun silam kini telah bertransformasi menjadi ikatan kekeluargaan yang begitu erat.
Momen mengharukan ini terekam jelas Pada Susy Susanti hadir secara khusus Di hari Senang putra mantan rivalnya tersebut. Kehadiran Susy bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan wujud Apresiasi atas hubungan baik yang tetap terjaga meski keduanya sudah lama gantung raket.
Pertemuan ini seolah membuktikan bahwa panasnya persaingan memperebutkan Skor tidak menghalangi tumbuhnya rasa hormat dan kasih sayang Di kehidupan nyata.
1. Mengenang Pencapaian Pertemuan yang Mendominasi
Huang Hua bukanlah lawan sembarangan Untuk Susy. Legenda asal China ini merupakan pemilik koleksi gelar bergengsi, mulai Bersama Kemenangan Thailand Open 1990 hingga Gelar Dunia Badminton 1991 dan medali perunggu Evenbesar 1992.
Di sejarah pertemuan keduanya yang terjadi sebanyak 13 kali, Susy Susanti memang lebih mendominasi Bersama sembilan Mengalahkan, Akan Tetapi Huang Hua selalu Memberi perlawanan yang menguras fisik dan mental.
Uniknya, pascapensiun, Huang Hua justru mengikuti jejak hatinya Untuk menetap Di Indonesia. Ia menikah Bersama pengusaha Tjandra Budi Dharmawan Di 1993, berganti kewarganegaraan menjadi WNI, dan kini menjalani kehidupan yang Damai Di Klaten, Jawa Ditengah.
Di sana, ia membesarkan putranya, Michael Tjandra, yang pernikahannya menjadi saksi bisu bersatunya kembali dua musuh bebuyutan Di arena Aktivitasfisik tersebut.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia Berita News: Kisah Persahabatan Susy Susanti dan Huang Hua: Bersama Rivalitas Lapangan Hingga Hangatnya Pelaminan sang Putra : Portal Cakrawala Sports











